jump to navigation

Lebih Baik Mana Syetan/Iblis dengan Kita Manusia 11 April 2009

Posted by cemynotes in tausiah.
Tags: , ,
trackback

mrbSetiap Jum’at  saya sebagaimana ummat muslim di seluruh dunia melaksanakan ibadah Fardhu Shalat Jum’at. Ada yang menarik pada khutbah pada Jum’at 10 April 2009 kemarin. Lihat judul di atas!

Tidak panjang memang khutbah yang di sampaikan, tetapi menurut saya benar benar bermakna. Khatib menyampaikannya dalam sebuah cerita yang di sajikan dengan singkat dan padat.

Kira-kira begini penyampaian dari khatib pada jum’at terebut:

Ketika azan shubuh berkumandang, (katakanlah si A) hendak bergegas ke surau untuk melaksanakan ibadah shalat shubuh berjamaah.  Ditengah jalan berjumpalah dia dengan seseorang yang menyapa dirinya dengan ramah. Setelah memperkenalkan diri, dia mengaku dirinya sebagai syeitan. Si A terperanjat mendengar hal tersebut dan syeitan menenangkan dirinya agar tidak takut. Tak berapa lama mereka terlibat percakapan serius dan tanpa disadari A, shubuh pun telah berlalu. Akhir dari percakapan itu A dan syetan pun menjalin persahabatan. Si A pun kembali kerumahnya tanpa ingat akan shalat shubuh yang telah dia tinggalkan. Setelah itu A pun bergegas untuk segera berangkat kerja.

Setelah sampai di tempat kerja seperti biasa A mulai bekerja sampai dhuhur tiba. Syetanpun kembali menjumpainya, dan mereka terlibat percakapan layaknya teman. Seiring waktu berjalan A pun kembali ke aktifitas pekerjaannya sehingga shalat dhuhurpun tanpa sadar telah diabaikannya. Waktu terus berjalan sampai tiba waktu shalat ashar. A pun masih terus berkutat dengan pekerjaannya tanpa ingat akan shalat ashar yang telah tiba untuk dilaksanakan. Ashar berlalu tanpa A mengingat akan kewajiban yang harus di embannya. Magribpun menjelang, hingga A bergegas pulang kerumahnya. Diperjalanan azan magrib pun berkumandang yang menandakan shalat magrib telah tiba,tetapi A tak kunjung memarkir kendaraannya untuk melaksanakan shalat. Karena dalam pikirannya A masih bisa menunaikan shalat di rumah saja, juga akan lebih menyegarkan jika shalat sehabis mandi begitu pikirnya. Karena macetnya lalu lintas A pun terlambat sampai dirumah sehingga dia kembali harus kehilangan waktu shalat magrib nya. Tindak tanduk A di cermati betul oleh syeitan dari jauh dan syeitan pun mulai berpikir, “bagaimana mudahnya manusia ini meninggalkan perintah Allah tanpa takut akan azabNYA. Dulu saja nenek moyangku hanya sekali saja inkar Allah langsung murka dan memutuskan kami kekal di neraka”, begitu pikir syeitan.  Takut akan berimbas tidak baik terhadap dirinya, syeitan bermaksud untuk memutuskan untuk tidak melanjutkan persahabatannya dengan A. “Tapi sebaiknya aku menunngu sampai shalat isya saja, mungkin A akan mengerjakan shalat isha nantinya.

Shalat isya pun sampai pada waktunya A tidak juga segera melaksanakannya. Hingga A berpikir “alangkah baiknya jika aku melaksanakannya shalat isya setelah aku istirahat sejenak”, begitu yang ada dipikiran A. Kemudia karena kelelahan A tertidur dengan pulasnya hingga tak sadar waktu terus berjalan sehingga hari masuk waktu subuh. Syeitan yang melihat gelagat ini tak dapat menyembunyikan ke gusarannya dan langsung menjumpai A.

“Aku bermaksud memutuskan persahabatan kita mulai detik ini” begitu ungkap syeitan kepada A. Alangkah terkejutnya A mendengar pengakuaan syeitan tersebut dan dia pun berkata, “bukankah kita baru saja menjalin persahabatan? mengapa sekarang engkau mau memutuskannya”?. Syeitan menjawab, “aku takut Allah akan semakin murka kepada ku jika akau terus berteman dengan mu”, ingatkah engkau hari ini saja engkau telah berani meninggalkan terhadap perintah Allah sebanyak 5 kali. Dulu nenek moyangku Iblis hanya ingkar sekali saja terhadap Allah, Allah murka dan mengutuk kami kekal dalam Api Neraka, sekarang engkau bukan hanya sekali tapi sudah lima kali, aku takut Allah akan murka dan aku ikut terseret kedalam murkaNYA itu..” syeitan menjelaskan sambil gemetaran dan langsung pergi meninggalkan A dengan wajah pucat mengingat perkataan syeitan tadi.

Bagaimana dengan kita? Sejujurnya saya pribadi sudah sangat sering mungkin ingkar dan tanpa sadar sering meninggalkan perintahNYA.

Engkau Maha Pengampun ya Rabbi, Engkau Maha Pemberi Maaf, maka ampunkan segala dosa kami, baik yang disengaja maupun yang tidak kami sengaja, baik yang besar maupun yang kecil. Bimbing kami ke Syurga Mu ya Rabbi, lindungi kami dari panasnya Api NerakaMu yang Rabbi. Tunjukkanlah kami jalan yang lurus, jalan yang engkau beri rahmat dan nikmat serta jalan yang engkau ridhai”…….(AMINNN)

Komentar»

1. ojan - 25 Desember 2009

na’udzubillahi mindzalik

2. dr.Tantular - 17 April 2010

hi folk, saya cuma orang bego yang lagi bingung, mmm, pas itu syaitan melakukan ap-a ya sampe Allah Murka? dan kira kira Allah murka pada setan itu mulai kapan? zaman apa? tahun berapa (mungkin)?

cemynotes - 17 April 2010

ingat ketika Allah pertama kali menciptakan Nabi Adam as dan menyuruh agar malaikat dan syetan untuk bersujud kepada Adam? Syeitan menolak dan akhirnya Allah murka sehingga diusir dari surga, dan kemudian dia bersumpah akan menjerumuskan Adam dan anak cucunya (awal permusuhan manusia dan syeitan). Nah hanya satu kesalahan itu lah yang pernah dibuat syeitan, membangkang apa yang telah diperintahkan Allah.. Bayangkan dengan apa yang telah kita perbuat selama ini..Na’uzubillah minzalik..Semoga Allah Mengampuni segala Dosa yang telah kita perbuat…(amin)

3. Kamal - 28 April 2010

“syaiton itu licik ia akan berusaha menggoda kepada setiap manusia baik itu yang sedang beribadah mapun yang akan beribadah” Mudah mudahan kita termasuk yang sabar dalam beribadah dan ikhlas, dan berlindunglah kepada Allah darai godaan syeitan yang terkutuk.

4. Kamal - 28 April 2010

Benar

5. Kamal - 28 April 2010

“syaiton itu licik ia akan berusaha menggoda kepada setiap manusia baik itu yang sedang beribadah maupun yang akan beribadah” Mudah mudahan kita termasuk orang yang sabar dalam beribadah dan ikhlas, dan berlindunglah kepada Allah dari godaan syeitan yang terkutuk dan syetan yang semakin banyak yang nampak pada pola laku manusia.

6. zaida - 11 Mei 2010

smoga aku tidak termasuk orang 2 yang seperti itu amin.

cemynotes - 11 Mei 2010

amiinnn…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: